16. Feb, 2019

BUKU: JERUK KEPROK SOE (Produksi dan Pemasaran dalam Kerangka Supply Chain Managemen (SCM)

Kalasey,16 Pebruari 2019---Sektor pertanian di Indonesia masih memegang peran penting dalam pembangunan ekonomi secara kelesuruhan. Peran penting sektor pertanian tersebut antara lain sebagai sumber devisa negara, penyedia lapangan kerja, penyedia bahan baku industri dan penyedia pangan penduduk Indonesia.

Kebijakan disentralisasi akan mendorong setiap daerah, baik komoditas pertanian dalam kerangka swasembada ditingkat daerah untuk mengurangi ketergantungan terhadap daerah lain---Istilah Supplay Chain Managemen (SCM), masih termasuk hal baru di Indonesia, paling tidak bukan istilah lama. Secara international,konsep SCM baru muncul tahun 80-an di berbagai penjuru negara.

SCM merupakan siklus lengkap produksi mulai dari kegiatan pengelolaan di setiap mata rantai aktivitas produksi sampai siap untuk digunakan oleh pemakai/ user. kebutuhan akan SCM komoditas pertanian unggul dirasakan semakin meningkat dari tahun ketahun, hal ini tidak lepas dari semakin banyak penelitian dan pengkajian komoditas unggulan nasional maupun daerah di berbagai lokasi yang dilakukan oleh peneliti dan pengkaji di seluruh Indonesia.

Buku ini akan menguraikan aplikasi SCM yang mengangkat komoditas Jeruk Keprok Soe. Bagi mereka yang ingin mendalami SCM, buku ini dapat di jadikan teman diskusi dan sangat baik bagi para peneliti untuk pegangan dalam melaksanakan penelitian dan pengkajian serta mahasiswa sosial ekonomi pertanian yang sedang menuntut ilmu di perguruan tinggi.

Penulis buku ini merupakan peneliti Ekonomi Pertanian di Badan Litbang Pertanian.Dan saat ini sebagai Kepala Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Badan Litbang Pertanian (Balitbangtan) Sulawesi Utara. 

Untuk dapat memiliki buku ini, dapat langsung menghubungi penulis melalui email ke yusuf64@pertanian.go.id atau melalui kontak di situs website ini.Biaya Pengganti Cetak Rp.150.000,-(*Artur)