7. Mar, 2019

Rancang Bangun Agribisnis Sapi Potong: Strategi Efektif Pengembangan Usaha Ternak Sapi Potong

Manado, 07 Maret 2019.

Sapi potong sangat penting untuk sarana penyedia sumber protein hewani bagi kesehatan tubuh manusia. Program unggulan dan strategis Kementerian Pertanian Swasembada Daging tahun 2024, salah satunya adalah sapi potong.

Pentingnya ternak ini sebagai kontributir utama penyedia protein hewani bagi manusia, menjadi fokus perhatian. Karena kenyataannya ketersediaan komoditas ini pada waktu-waktu tertentu menjadi pemicu “konflik” secara politis. Untuk itu menjadi fokus Kementerian Pertanian untuk di berdayakan bagi masyarakat agar tidak ketergantungan pasokan dari luar, tapi diintensifkan dari dalam negeri. Hal ini sangat didukung oleh sumberdaya alam.

Disadari teknik pemeliharaan sapi potong oleh masyarakat kita, memang bukan hal baru. Ini sudah turun temurun dilakoni masyarakat peternak kita. Ini dilakoni sebagai sarana tabungan masyarakat untuk pendidikan dan kebutuhan mendesak keluarga.

Cara budidaya dilakoni petani, cenderung subsisten dan belum untuk usaha komersil (agribisnis). Komersil, masih dipandang untuk dilakoni oleh para pengusaha bermodal saja (pelaku usaha). Sehingga mindset petani kecil (pelaku utama) masih terbatas. Padahal, ini sangat baik juga untuk agribisnis skala rumah tangga, ketika diterapkan teknologi busisaya dengan presisi.

Dalam kaitan dengan target Kementerian Pertanian Swasembada Daging 2024, kehadiran buku ini yang mengangkat topik: “Rancang Bangun Agribisnis Sapi Potong” dengan sub topik “Strategi Efektif Pengembangan Usaha Ternak Sapi Potong” yang ditulis oleh Dr.Ir.Yusuf,MP., akan menjadi entripoint pembudidayaan ternak sapi oleh para petani Indonesia.

Buku ini baik dimiliki oleh pelaku utama (petani), pelaku usaha (pengusaha peternak), pelaku antara (penyuluh pertanian) dan para pemburu pengetahuan, sebagai sarana dalam mengembangkan usahanya.

Untuk itu, jangan ketinggalan segera hubungi penulus buku ini via WA/email : yusufdarsa_ntt@yahoo.com atau melalui media ini via: hubungi kami. Biaya Pengganti Cetak Rp.100.000,-(#Artur)